7 Cahaya Islam - SERANGAN jantung dapat datang kapan saja, termasuk saat tidur. Tapi, tak perlu khawatir, karena ada tips untuk mengurangi risiko terkena serangan jantung saat tidur.
Profesor neurologi dan Direktur Program Gangguan Tidur di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Phyllis Zee, MD, PhD, memberikan tips mencegah serangan jantung saat tidur yang dikutip Webmd, Senin (18/1/2016).
Memperoleh tidur berkualitas
Tidur yang berkualitas membantu jantung, tekanan darah dan denyut jantung beristirahat di malam hari. Tidur yang berkualitas tak hanya berbicara tentang durasi, tetapi juga terhindar dari gangguan. Karena itu, hindarilah pikiran-pikiran yang dapat menggangu tidur.
Hindari kurang tidur
Orang yang kurang tidur menunjukkan variabilitas denyut jantung yang buruk. Artinya, alih-alih berfluktuasi secara normal, denyut jantung justru tetap meningkat. “Hal ini bukan pertanda yang baik. Hal itu seperti Anda sedang mengalami stres yang tinggi,” ujar Zee
Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan resistensi insulin. Hal ini merupakan faktor risiko mengembangkan penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
Tidur terlalu larut malam
Tidur terlalu larut malam dapat meningkatkan CRP atau protein C-reaktif yang menyebabkan stres dan peradangan. “Jika CRP tinggi, maka hal itu merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular dan jantung,” kata Zee.
Selain itu, menurut Zee, tidur terlalu larut malam juga menganggu pola makan. “Jadi, Anda mungkin makan lebih banyak atau makan makanan yang kurang sehat bagi jantung,” tutupnya.
Sumber : Okezone.com
0 komentar:
Posting Komentar