7CAHAYA- Kunjungan
Raja Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia masih saja mendapat tanggapan nyinyir
dari pendukung Sebelah. Banyak juga yang
mengolok-olok Sang Raja karena akan berlibur di Bali. Mereka tidak tahu siapa
sosok yang dijadikan sasaran penghinaan.
Raja Salman adalah hafidz
Al Quran. Ia bisa menghapal Kitab Suci umat Islam itu pada usia 10 tahu di Madrasah Umara. Kala itu yang
menjad kepala sekolahnya adalah Syaikh
Abdullah al-Khayyath, imam dan khotib Masjid al-Haram sekarang.
Seperti tradisi kerajaan-kerajaan Islam sejak dulu,
anak-anak raja dan para pangeran belajar di sekolah khusus kerajaan. Raja Salman pertama kali menimba ilmu di
Madrasah Umara (Princes’ School) di Riyadh. Di sana ia mempelajari ilmu agama
dan sains modern.
Sebagai seorang penghafal
Al Quran, tak heran ia begitu perhatian dalam memotivasi anak-anak Arab Saudi
untuk menghafalkan kitabullah. Wujud perhatian beliau terhadap Al Quran adalah
dengan mengadakan Musabaqoh al-Amir Salman bin Abdul Aziz li Hifzhi-l Quran
yang telah diselenggarakan sebanyak 17 kali di Riyadh. Musabaqoh Alquran ini
berada dibawah bimbingan Kementrian Urusan Islam, Wakaf, Dakwah, dan Irsyad
(Menteri Agama) Arab Saudi.
Menurut Menteri Urusan
Islam, Wakaf, Dakwah, dan Irsyad (Menteri Agama) Arab Saudi, Syaikh Shaleh bin
Abdul Aziz bin Muhammad Alu asy-Syaikh, lomba ini bertujuan:
(1) Perhatian besar
Kerajaan Arab Saudi terhadap Alquran al-Karim baik menghafalkannya, membacanya
dengan tajwid yang benar, dan tafsirnya.
(2) Sebagai penyemangat
bagi putra-putri Arab Saudi untuk menerima Kitabullah baik dalam menghafal,
memahami, mengamalkan, dan menadabburinya.
(3) Membangkitkan semangat
agar berlomba-lomba dalam menghafalkan Alquran dan menjaganya.
(4) Berkontribusi
mempererat hubungan umat dengan sumber kemulian mereka di dunia dan akhirat.
Bang Iwan dan kawan-kawan,
masih mau membully Raja Salman yang hapal Al Quran?

0 komentar:
Posting Komentar